3M UNTUK REM LAJU KASUS COVID-19!

11/11/2020

Perilaku 3M adalah perubahan perilaku adaptasi kebiasaan baru yang saat ini gencar dikampanyekan kepada masyarakat luas untuk selalu “memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan, dan mencuci tangan pakai sabun di air mengalir” merupakan yang terbaik dalam memutus mata rantai penyebaran wabah coronavirus (Covid-19).

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito, menambahkan pemakaian masker kain dapat menurunkan risiko penularan COVID-19 sebesar 45%. Lebih baik lagi adalah mengenakan masker bedah yang mampu menekan penyebaran virus COVID-19 hingga 70%.

Mencuci tangan merupakan langkah 3M berikutnya untuk menurunkan risiko penularan COVID-19 sebesar 3%. WHO menyarankan, cucilah tangan menggunakan sabun dan air mengalir selama 40-60 detik dan menerapkan langkah-langkah yang benar.

Jika dalam kondisi tertentu, semisal tidak ada air dan sabun atau tidak dapat menggunakan air dan sabun untuk membersihkan tangan, solusi lainnya adalah memakai cairan yang berbasis setidaknya 60%alkohol seperti hand sanitizer.

Penerapan 3M yang paling utama adalah menjaga jarak atau social distancing dengan jarak minimal 1 meter, termasuk dengan menghindari kerumunan. Wiku Adisasmito mengatakan, jika hal tersebut dilakukan maka akan dapat meminimalisir risiko penyebaran COVID-19 hingga 8%.

Berikut merupakan panduan penerapan “Perilaku 3M” yang Baik dan Benar.

1. Panduan Memakai Masker

  • Semua orang harus memakai masker, terutama jika di luar rumah.
  • Sebelum memakai masker, cuci tangan pakai sabun dan air mengalir (minimal 40 detik).
  • Bila tidak tersedia air, gunakan cairan pembersih tangan (minimal alkohol 60%) selamaa 20-30 detik.
  • Pasang masker untuk menutupi mulut dan hidung. Pastikan tidak ada sela antara wajah dan masker.
  • Hindari menyentuh masker saat digunakan.
  • Bila menyentuh masker, cuci tangan pakai sabun dan air mengalir minimal 40 detik, atau bila tidak ada, gunakan cairan pembersih tangan (minimal alkohol 60%)selama 20-30 detik.
  • Jangan sentuh atau buka-tutup masker saat digunakan.
  • Ganti masker yang basah atau lembab dengan masker baru.
  • Masker medis hanya boleh digunakan satu kali saja. Buang segera masker 1x pakai di tempat sampah tertutup atau kantong plastik usai dipakai.
  • Masker kain 3 lapis dapat dipakai berulang, tapi harus dicuci dengan deterjen usai dipakai.
  • Saat membuka masker: lepaskan dari tali belakang dan jangan sentuh bagian depan masker.
  • Cuci tangan setelah menyentuh atau membuang masker.
  • Perlu diingat, penggunaan masker yang keliru justru meningkatkan risiko penularan.

2. Panduan Mencuci Tangan

  • Basahi tangan dengan air mengalir.
  • Sabuni tangan.
  • Gosok sabun pada telapak tangan kemudian usap dan gosok kedua telapak tangan secara lembuh dengan arah memutar.
  • Usap dan gosok kedua juga kedua punggung tangan secara bergantian.
  • Gosok sela-sela jari hingga bersih
  • Bersihkan ujung jari secara bergantian dengan posisi saling mengunci.
  • Gosok dan putar kedua ibu jari secara bergantian
  • Letakkan ujung jari ke telapak tangan kemudian gosok perlahan. Blias dengan air bersih dan keringkan.
  • Keringkan tangan dengan kain bersih atau tisu pengering tangan yang harus dibuang ke tempat sampah segera setelah digunakan.
  • Sering cuci tangan pakai sabun, terutama sebelum makan, usai batuk atau bersin, sebelum menyiapkan makanan, dan setelah ke kamar mandi.
  • Biasakan mencuci tangan pakai sabun setelah dari luar rumah atau sebelum masuk sekolah dan tempat lain.
  • Bila sabun dan air mengalir tidak ada, gunakan cairan pembersih tangan berbahan alkohol (minimal 60%).

3. Panduan Menjaga Jarak

  • Selalu menjaga jarak fisik lebih dari 1 meter dengan orang lain.
  • Tetap berada di rumah sesuai panduan pemerintah, kecuali ada keperluan mendesak.
  • Bekerja, belajar dan beribadah di rumah.
  • Keluar hanya untuk belanja hal penting atau pengobatan, itu pun seminimal mungkin.
  • Gunakan masker saat di luar rumah.
  • Sebisa mungkin hindari penggunaan kendaraan umum.
  • Tunda atau batalkan acara berkumpul bareng keluarga besar atau teman Komunikasi tatap muka bisa dilakukan via telepon, internet, media sosial, dan aplikasi Tunda atau batalkan acara pertemuan, konser musik, pertandingan olahraga, kegiatan keagamaan, dan kegiatan lain yang mengundang orang banyak.
  • Gunakan telepon atau layanan online untuk menghubungi dokter dan fasilitas lain.
  • Kalau mengalami demam, merasa lelah dan batuk kering, lakukan isolasi diri.
  • Semua orang harus melakukan physical distancing untuk mencegah penularan COVID-19
  • Jaga jarak harus lebih ketat jika untuk melindungi orang yang berisiko
  • Orang yang berisiko, yaitu: berusia 60 tahun lebih; atau memiliki penyakit penyerta seperti sakit jantung, tekanan darah tinggi, diabetes, kanker, asma dan paru; ibu hamil.

Jadi, Tunggu apa lgi ?. Ayo bersama rem laju kasus COVID-19!. Salah satu cara utamanya adalah dengan perilaku hidup disiplin “Perilaku 3M”.

Referensi

Satgas penanganan COVID-19 (2020). Lawan Covid-19 dengan 3K.
BNPB (2020).  Selalu 3M Guna Cegah Peningkatan Penyebaran Virus Covid-19 Pada Komunitas dan Risiko Individu.
Kemenkes (2020). Begini cara mencuci tangan yang benar
Kemenkes (2020). Begini cara mencuci tangan yang benar
WHO.(2007) WHO Guidelines on Hand Hygiene in health care
Worldometers (2020). Coronavirus Update